You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ini Alasan Metromini Sulit Gabung Transjakarta
photo Doc - Beritajakarta.id

Ini Alasan Metromini Sulit Gabung Transjakarta

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan organisasi internal menyulitkan metromini bergabung‎ dengan PT Transjakarta.

Sebenarnya syarat mereka gabung kan harus lulus di LKPP, mereka harus lengkapi persyaratannya, tapi sulit karena banyak organisasi yang menaungi

Andri menjelaskan, untuk masuk ke tTansjakarta, metromini harus lolos persyaratan di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Salah satu syarat LKPP antara lain, miliki kantor tetap, pool kendaraan, manajemen keuangan dan organisasi lengkap dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) termasuk daftar pengurus.

"Saat ini kalau satu badan/organisasi mengajukan ke LKPP yang lainnya komplain, makanya sampai sekarang sulit lolosnya di LKPP," kata Andri, Selasa (2/2).

Metromini Didesak Segera Perbaiki Armada

‎Ia memastikan, tidak akan ikut campur tentang masalah internal metromini. Namun, jika metromini tidak menyelesaikan urusan tersebut maka bus lain akan menempati trayek mereka.

"Ini masalah internal sudah dari dulu, gak ada yang mau ngalah, kalau kita kasih waktu tidak ada jaminan kapan mereka akan damai, nanti bus kita yang sudah siap kita pasang saja di trayek mereka, nanti juga mereka mati sendiri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3239 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2077 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye765 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye757 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye707 personDessy Suciati